3

Salam Untuk Calon Ibu

Posted by Faril Lukman in ,
Janin adalah salah satu anugerah Tuhan yang hanya akan diberikan kepada wanita. Anugerah yang seharusnya menjadi indah, tapi dianggap sebagian wanita menjadi aib yang tak ingin diterimanaya. Tak seharusnya wanita menggugurkan janin yang ada di dalam rahimnya. Bagaimanapun juga, mereka adalah makhluk hidup yang dititipkan Tuhan. Kecuali Tuhan, tak ada yang tahu peran apa yang akan diberikan janin saat kelak dia dewasa.
Semoga tak ada lagi wanita yang tega menggugurkan janin dalam kandungannya. Semoga para pria juga menjadi Imam yang akan melindungi janin dalam kandungan wanitanya. Jika saja janin dapat berbicara...

*****
@Segara_13: Dear mom. Aku sayang bunda, meskipun aku hanya tercipta dari nafsu belaka. Sincerely, janin..
@tinussinulingga: Mama dulu bolos ya waktu guru SMP jelasin ttg kelahiran bayi? 9 bulan, Ma, bukan 9 minggu. Sinc, Janin
@WOWKonyol: Janin: Aku baru sebulan merasakan kehangatan rahim ibuku, kenapa kau memanggilku, Tuhan?! | Tuhan: Pangkuan-Ku lebih pantas untukmu daripada pangkuannya..
@Piscessila: Malaikat: Waktu di rahim, kamu dikasih nutrisi apa sama Bunda? | Janin: Obat pencahat. Rasanya sakit, ya.. :(
@imaajulita: Dear,Mom. Aku ingin merasakan ASI, bukan jamu pahit. Sincerely, janin..
@AndikaKangenID: Dear, mom. Aku masih ingin berada di kantung rahimmu, bukan di kantong kresek. Sinc, Janin
@I_Am_Nesia: Dear, Mom. Aku terlalu kecil untuk merasakan asemnya nanas muda. Sincerely, Janin.
@WOWKonyol: Malaikat: Bagaimana rasanya tidur di rahim? | Janin: Pengalaman yang indaaah sekali. Rasanya hangat & nyaman.. Meskipun cuma 2 minngu :)
@chenhakase: Aku pulaaaaang.. Tanpa dendaaaam.. Kuterimaaa kesalaaaahankuuuu ~ Nyanyian janin.
@WOWKonyol: Dear, Tuhan. Ampunilah dosa ibuku. Beliau membuangku karena harus mengejar mimpinya dulu, bukan karena tak sayang padaku.. Sinc, janin
@GesthaRachman: Dear God, aku ingin merasakan cinta dari orang yang kusebut malaikat. Tapi kenapa dia mengembalikanku? Sinc Janin.
@sriafra: Di Surga, aku menangis saat tahu Tuhan telah menyiapkan neraka untukmu, Mom.. Sinc. janin :'(
@Fa_De: Dear God, trim's sudah ambil aku & menyelamatkan ibuku. Dengan begitu, adik-adik ku masih punya seorang ibu. Sinc, janin :)
@fira_ku: Dear Mom. Aku ikhlas tak merasakan hangatnya pelukmu, yang penting rasa malumu karenaku sirna. Sinc, Janin..
@dodolagi: Mengapa Bunda menjadikan Nanda anak haram? Mengusir Nanda dari rahim Bunda? Padahal Nanda ingin berbakti pada Bunda. Sinc, janin.
@WOWKonyol: Dear, Mom. Kenapa kau paksa aku keluar sekarang? Usiaku baru 2 bulan. Bahkan jemariku belum tumbuh sempurna, Mom.. Sinc, janin.
@Buzaar_: Dear, Mom. Trims sudah mengembalikanku kepada-Nya tanpa setitik dosa pun melekat di badanku. Sincerely, janin.
@WOWKonyol: Dear, God. Aku mau hidup. Aku mau ketemu malaikat pelindungku yang disebut ibu itu. Tapi kenapa dia menghabisiku? Sinc, janin.
@WOWKonyol: Dear, Mom. Trim's sudah membuangku. Tidur di pelukan-Nya lebih baik bagiku, daripada hidup yang tak diinginkan. Sincerely, janin.
@puspitasky: Mommy, jangan keluarkan aku dari kantong ajaib. Plis, aku bukan anak Doraemon. Love u Mom. Sinc, Janin.
@Septchiko: Dear Mom. Setelah aku keluar, jangan tinggalin aku di depan pintu seseorang/panti. Sincerely, janin.
@VeraSepdia: Dear Mom, kenapa dunia menyambutku dengan pisau & gunting yang begitu tajam. Aku takut. Sincerely janin.
@fikrikrnwn: Dear, Mom. Butuh lebih dari 140 huruf untuk menggambarkan betapa bangga & bahagianya aku menjadi bayimu. Sincerely, janin.
@Maartiinus: Dear Mom, bolehkah aku output sesuai dengan prosedur yang sudah diprogram? Tanpa membongkar CPU? Sincerely, Janin IT.
@WOWKonyol: Dear, Mom. Rasakanlah sakitnya perjuangan melahirkan, bukan merasakan sakitnya bekas jahitan. Sincerely, janin.
@WOWKonyol: Dear, Mom. Saat keluar, aku ingin kau menemaniku dalam perjuangan, bukan meninggalkanku dalam tidur. Sincerely, janin.
@Icha5amifa: Dear, Mom. Jika menyayangiku, tolong beranikan dirimu untuk mengeluarkanku dengan semestinya. Sincerely, janin.
@WOWKonyol: Dear, Mom. Saat keluar nanti, aku tak akan menyakiti. Tapi aku akan membalasnya dengan cinta sejati. Sincerely, janin.
@MaximilliaA: Dear Mom, jangan buang aku sebelum aku dapat mencium pipimu. Sincerely, janin.
@WOWKonyol: Dear, Mom. Tuhan tak menciptakan jendela di perut. Biarkan aku keluar lewat pintu yang seharusnya. Sincerely, janin.
@WOWKonyol: Dear, Mom. Aku akan keluar kalau aku mau keluar. Jangan paksa aku keluar lantaran hari baik atau tanggal cantik. Sincerely, janin.



Terinspirasi dari: Kumpulan tweet bertemakan "janin yang digugurkan" | hasil retweet oleh akun @WOWKonyol
Terimakasih untuk @WOWKonyol dan rekan



:: Berapa bintang yang kau beri? ::.

3 Comments

Posting Komentar

Copyright © sedetik di bulan All rights reserved. Black Sakura | Faril Lukman | Nurul Rizki | Pambayun Kendi.
Theme by Laptop Geek. | Bloggerized by FalconHive