2

Biji Kenari Kecil

Posted by Faril in
Biji kenari itu menggodaku
"Ah, hanya sebutir biji" kataku dalam hati
Ia kembali meliukkan lantunan lagunya
Tapi aku masih saja terpaku pada selembar sketsa yang belum selesai

Sepuluh detik pun berlalu dengan singkat
Eh, kenapa tiba-tiba pikiranku mulai buyar?
Tak bisa fokus jemariku mengayuhkan pensil
Tak bisa fokus mataku menyalin dunia

Kulirik biji kenari yang jatuh tepat ketika aku duduk di pangkuan pangkal pohon tadi
Ia yang masih saja tersenyum meski aku tak menghiraukannya
"Ada sesuatu" pikirku
Ada yang tak biasa di biji kenari itu
Entah apa aku tak bisa mengucapkannya dengan kata
Hanya bisa menuangkannya dalam sekelumit garis sketsa
Garis sketsa yang tak pernah selesai tergambar
Karena aku tak mampu menggerakkan tanganku lagi

Bahkan hingga kini tak pernah aku bisa menyelesaikan sketsa itu
Sebuah gambaran yang membuat pikiranku melayang
Entah senang atau menyesal
Entah sedih atau menginginkannya kembali
Sebuah biji kenari yang tak pernah bisa kubawa pulang



Setting ruang: sebuah taman di sore hari
Terinspirasi dari: memori di masa SMA


:: Berapa bintang yang kau beri? ::.

2 Comments

Posting Komentar

Copyright © sedetik di bulan All rights reserved. Black Sakura | Faril Lukman | Nurul Rizki | Pambayun Kendi.
Theme by Laptop Geek. | Bloggerized by FalconHive