7

Architecture 101 (movie)

Posted by Faril Lukman in
Sebuah cerita tentang cinta yang terlambat diungkapkan, begitulah saya menterjemahkan film ini. Kedua insan ini sebenarnya saling mencintai, tapi terjebak dalam friendzone hingga takut untuk menjadi yang pertama mengucapkan perasaaan sebenarnya. Bahkan, diperparah dengan sebuah kesimpulan yang ditarik sepihak tanpa bertanya terlebih dahulu. Mereka berdua pun tak pernah bertemu dan akhirnya berjumpa lagi ketika semua keadaan telah berubah.

Awal film menampilkan karakter Lee Seung-Min yang sedang bekerja lembur menyelesaikan desain-bangunan proyek terbaru. Di saat itu, datanglah Yang Seo-Yun, yang ternyata adalah kenalan semasa kuliahnya selama mengikuti kelas Introduction to Architecture. Mereka memang sudah sekian tahun tidak bertemu sampai hampir lupa wajah masing-masing. Cerita pun berjalan dengan pelan ketika Seo-Yun yang ingin membangun rumah meminta Seung-Min untuk membuatkan desainnya.
Adegan diselingi dengan fashback masa lalu ketika Lee Seung-Min berkenalan dengan Yang Seo-Yun. Kedua "masa-cerita" (masa kini dan masa lalu) ini dibuat saling-seling sehingga terasa saling melengkapi satu sama lain yang semakin memperjelas situasi dan memudahkan penonton mengerti maksud dan arah setiap adegan. Terasa menarik untuk diikuti karena akan ditampilkan kedua karakter semasa remaja dan semasa dewasa serta bagaimana perubahan perilaku keduanya.

Konflik dimulai ketika Lee Seung-Min ternyata menyukai Yang Seo-Yun, tapi tidak berani untuk mengungkapkannya. Bahkan, Seung-Min hanya berani mencium bibir Seo-Yun saat dia terlelap di pundaknya. Situasi terasa aneh ketika Yang Seo-Yun segera bangun dari tidur, keduanya saling menatap ragu apa yang barusan terjadi. Seung-Min bingung apakah Seo-Yun sadar atau tidak ketika ia menciumnya.
Situasi semakin kacau ketika Seo-Yun menanggapi rayuan Hyeong Jae Uk dan mengabaikan Seung-Min yang berada di sebelahnya. Terlebih bahwa Jae Wook adalah playboy yang suka meniduri wanita setelah membuatnya mabuk terlebih dahulu.
Adegan klimaks-pertama ketika Seung-Min berencana membuat kejutan dan menunggu Seo-Yun di samping rumahnya sampai larut malam. Saat itu pula, dia melihat Seo-Yun pulang diantar Jae Wook dalam kondisi mabuk dan keduanya masuk ke dalam rumah. Seo-Yun hanya bisa menebak apa yang akan dilakukan Jae Wook terhadap Seo-Yun di dalam rumah dalam kondisi mabuk. Mulai saat itulah Seung-Min tak lagi mau bertemu dengan Seo-Yun.
Perilaku Seung-Min pun langsung berubah total terhadap Seoh-Yun, seolah tak lagi menganggapnya ada di dunia ini. Hingga akhirnya mereka bertemu lagi di kantor Seung-Min untuk mendesain rumah yang akan dibangun Seoh-Yun. Semua teka-teki masa-lalu pun terjawab satu per satu hingga pembangunan rumah Seoh-Yun seleasai.

Quotes:
Ya benar, katakan padaku. Kau bilang dia wanita yang pantas mati? (Eun Chae to Seung-Min)
Saat aku kecil, pemandangan yang besar itu. Sekarang terlihat kecil. (Yang Seo-Yun)
Singkatnya, tak ada gunanya membesarkan anak. Lihatlah sikapmu memperlakukan ibumu. (Yang Seo-Yun to Lee Seung-Min)
Aku membiarkanmu merancang rumahku tapi kau sudah tahu banyak (tentang kehidupanku). (Yang Seo-Yun to Lee Seung-Min)
*  *  *  *  *  *  *
Lee Seung-Min
Beritahu aku tipe yang kau suka.
Yang Seo-Yun
Cantik dan baik hati.
Lee Seung-Min
Dimana ada wanita seperti itu?
Yang Seo-Yun
Kenapa tidak? kau lihat.... Bayangkan ada 10 wanita cantik sekaligus. Yang paling baik hati di antara mereka, tentu cantik dan baik hati.
Lee Seung-Min
Tapi kemudian, yang sedemikian jarang itu akan menyukaimu?

*  *  *  *  *  *  *
Lee Seung-Min
Dan juga, jangan mencariku lagi.
Yang Seo-Yun
Kenapa?
Lee Seung-Min
Ini hanya...
Yang Seo-Yun
Apa yang kau bicarakan? 
Lee Seung-Min
Sekarang... bisakah kau... menghilang...

*  *  *  *  *  *  *
Lee Seung-Min
Kenapa kau datang mencariku? Apa di sini kekurangan arsitek? Sampai saat ini, kenapa kau harus mencariku? Kenapa?
Yang Seo-Yun
Tak lebih karena penasaran
Lee Seung-Min
Apa?
Yang Seo-Yun
Bagaimana kau sekarang. Seperti apa kau sekarang.
Lee Seung-Min
Hanya karena itu? Hanya karena kau ingin tahu? Itukah kenapa kau terus menyimpan rongsokan ini sampai sekarang?
Yang Seo-Yun
Ya. Jadi aku menyimpannya sampai sekarang. Tak bisakah aku menyimpan ini? aku, karena aku... Karena kau adalah cinta pertamaku. 



Terimakasih kepada:



:: Berapa bintang yang kau beri? ::.

7 Comments

Posting Komentar

Copyright © sedetik di bulan All rights reserved. Black Sakura | Faril Lukman | Nurul Rizki | Pambayun Kendi.
Theme by Laptop Geek. | Bloggerized by FalconHive